welcome to my blog :D

selamat datang di illusianhaa.blogspot.com :) enjoy my stories and the other posts :D







Senin, 14 Februari 2011

ILLUSIANHAAAAAAAAAAAAAAAAAA PART II

mungkin yang tawuran tadi hayalan kali yah hmmm. aku berjalan menuju sekolah, bersama teman-temanku. mereka tertawa gembira. aku juga tertawa ko, tapi pikiran ku terbelah. yang satu bersama mereka, dan yang lain pergi melanglang buana kemana pun dia mau. dina, dina, selalu saja menghayal.



melewati jembatan merah yang melayang diatas sungai yang deras, tapi pikiranku lebih deras lagi dari aliran air itu, saat menuruni jembatan terlihat sosok pria sedang berdiri layaknya menanti seseorang. dia menoleh dan tersenyum. aahhh firman? gila pagi banget perasaan dia ga bisa bangun sepagi ini. dia berjalan kearahku daaannn....



uups, aku tersadar seketika. nah yang ini aku yakin khayalan hehe ga mungkin ada dia disini. aku hanya tersenyum sendiri menahan kegelian ini.

menuju sekolah tercinta, 5 orang anak termasuk aku berjalan gontai masuk aral sekolah, berjalan ke arah kantin karena kita belum sarapan. maklum, kita harus berjuang demi sekolah *haha bangun pagi saat ayam pun belum bangun, mandi saat yang lainmasih selimutan, berangkat ketika orang lain masih mimpi. haaa, prinsipnya, perjalanan masih panjang bung!

melihat kearah makanan yang dijual, yaah adanya molen, roti hmm gapapa deh daripada laper ya ga? dengan canda tawa rasa molen hilang menjadi rasa sandwich. itulah rutinitas aku dan teman-temanku lakukan tiap pagi. sampai bel menjerit kita baru beranjak ke kelas masing-masing.

di dalam kelas, hari sabtu ini pelajaran pa yayat uhhh ngantuknya mengingat geografi. aku menempelkan kepalaku ke atas meja, dan tanpa sadar aku pun tertidur...






......



suasana ruangan itu cukup sepi, seorang pria tengah terduduk disamping ranjang pasien. ya, pria itu sedang berada di dalam rumah sakit. setia menemani yang tertidur di atas ranjang. gadis cantik. tertidur cantik. entah tidur atau sedang melawan sakit. pria itu sedang memandang wajah sang gadis, berharap matanya membuka. sedang menebak apa yang dirasakan gadis itu dalam pejamnya. dia menggenggam tangan sang gadis. nadinya masih terasa pelan, menimbulkan senyum sesaat, dan memerahnya mata sang pria. mungkin menahan tangis. bibirnya bergetar lirih "kamu pasti sembuh sayang, pasti". tiba-tiba pintu kamar terbuka, masuklah perawat rapih menghampiri pria itu,

"mas firman? maaf dimohon keluar sebentar karena dokter akan memeriksa keadaan pasien lagi".

"yaa suster" pria itu berjalan kemudian berpaspasan dengan dokter, dia menahan dokter tersebut

"dok, pacar saya bisa sembuh khan?" nadanya jelas berharap.

"bisa, dia baru tahap awal ko temang saja hanya kondisi badan dia lemah".

relung nafasnya terbuang "terimakasih dokter", dokter itu kembali menahannya

"berdoa untuknya nak",

"yaa dokter saya selalu berdoa untuknya" dokter itu masuk kedalam, meninggalkan pria itu didepan ruangan.



. . . . . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar